Korban ditemukan pertama kali oleh warga setempat pada Kamis (23/6) pukul 12.30 WIB. Korban ditemukan warga dalam kondisi tergeletak bersimbah darah di pinggir jalan.
"Saat ditemukan, korban banyak mengeluarkan darah dari leher yang terluka," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Awi Setiyono dalam keterangannya, Kamis (24/6/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Belum jelas apa motif pembunuhan tersebut. Namun dari hasil penyelidikan polisi, korban pernah melakukan tindak pidana.
"Hasil penyelidikan sementara bahwa korban sering mengambil barang milik orang lain dan beberapa waktu lalu korban bersama teman-temannya sekitar 8 orang mengambil gas di warung warga RT 06/014 Kapuk," jelasnya.
Namun pada saat itu, kasus pencurian tersebut diselesaikan kedua belah pihak secara kekeluargaan di Kantor RW 014 dan berjanji tidak mengulangi lagi.
"Menurut orang tuanya korban tidak bekerja (penggangguran) dan menurut keterangan ibunya, korban bandel dan sering melawan orang tuannya, dan sering minta uang sedangkan orangnya merupakan orang tidak punya sehingga untuk memenuhi kebutuhan anaknya tersebut, orang tuanya pinjam uang ke tetangga," bebernya.
Saat ini kasus tersebut masih dalam penyelidikan Polsek Cengkareng. Sejumlah barang bukti diamankan dari lokasi untuk penyelidikan lebih lanjut. (mei/hri)











































