"Semua jalur utama dan alternatif di DIY dalam kondisi baik. Aspal mulus dan terpasang rambu-rambu," kata Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DIY, Sigit Haryanto dalam acara diskusi persiapan mudik lebaran di DPRD DIY di Jl Malioboro, Yogyakarta, Kamis (23/6/2016).
Menurut Sigit, jalan yang menghubungkan berbagai wilayah di DIY maupun Provinsi Jawa Tengah semuanya dapat dilalui pemudik. hanya ada satu jalan yang sampai saat ini masih dalam pengerjaan yakni perbaikan jembatan Kisik Kidul yang menghubungkan wilayah Ngeplang Sentolo Kulonprogo dengan Muntilan, Kabupaten Magelang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut dia jalur masuk pemudik menuju DIY ada empat titik yakni dari barat Purworejo. Jalur dari utara yakni Magelang-Semaang. Selanjutnya dari timur Klaten-Solo dan tenggara menuju Gunungkidul hingga Wonogiri-Pacitan Jawa Timur.
Jalur dari arah barat lanjut dia, jalur utama pemudik dari Purworejo bisa melewati Wates Kulonprogo, maupun lewat Toyan, Srandakan, Bantul ke timur menuju Wonosari Gunungkidul hingga Pracimantoro Wonogiri dan Pacitan Jawa Timur. Dari utara Magelang bisa masuk menuju Kota Yogyakarta atau melewati jalur Tempel, Pakem, Prambanan terus ke Klaten. Selanjutnya jalur Prambanan, Piyungan, Patuk, Karangmojo, Semin, Ponjong Gunungkidul.
"Semua juga dalam kondisi baik. Hanya ada satu perbaikan yakni jembatan Pules di Turi, Sleman yang belum selesai, namun bisa dilewati meski belum beraspal," katanya.
Mengenai adanya kemacetan di ruas fly over Jombor, Sigit menegaskan saat ini sudah tidak ada kendala lagi karena sudah ada pelebaran jalan. Dengan demikian kapasitas jalan dari utara menuju kota sudah lebih luas lagi.
"Daerah rawan kecelakaan diantara di Jalan Wates, Gamping, Sleman, Jl Magelang dan Jl Solo," katanya.
Selain kondisi jalan yang mulus, Sigit menambahkan masih adanya jalan yang rawan kemacetan terutama jalur masuk menuju pusat Kota Yogyakarta terutama kawasan Malioboro. Kemudian Proliman, Bogem Prambanan dan jalur masuk menuju bandara.
"Untuk persimpangan menuju Bandara Adisutjipto yang sering macet dan ada antrian panjang, kendaraa dari arah barat tidak bisa langsung masuk bandara tapi berbelok di depan pintu masuk AAU baru menuju bandara," kata Sigit didampingi Dirlatas Polda DIY, Kombes Ritonga. (bgs/rvk)











































