Fatwa Minta Hatta Rajasa Mundur dari Menteri
Selasa, 22 Mar 2005 17:46 WIB
Jakarta - Hatta Rajasa, sekjen PAN yang kini menteri perhubungan, maju sebagai calon ketua umum PAN. Terhadap hal ini, Ketua DPP PAN (Partai Amanat Nasional) AM Fatwa meminta Hatta segera mundur dari menteri. Permintaan ini disampaikan Fatwa kepada wartawan di gedung DPR/MPR, Jl. Gatot Subroto, Jakarta, Selasa (22/3/2005). Menurut dia, Amien Rais sudah berkali-kali mewanti-wanti agar tidak ada pengurus DPP PAN yang rangkap jabatan sebagai eksekutif. "Amien Rais sudah beberapa kali menjelaskan bahwa seorang menteri atau pun pembantu presiden tidak boleh mencalonkan diri menjadi ketua umum. Karena kalau mencalonkan diri, maka citra independensi partai menjadi kabur. Dan orang itu akan memiliki sikap split personality," ujarnya. "Kalau Hatta yang jadi ketua umum, nanti bila ada kebijakan pemerintah yang bertentangan dengan kader di fraksi, nanti dia pasti gamang," imbuhnya. Fatwa menyampaikan, di PAN, soal rangkap jabatan, banyak yang memiliki pendapat yang keras. "Bahkan, banyak yang menginginkan kalau dia ingin mencalonkan diri harus ada itikad mundur terlebih dulu. Pokoknya ada suara-suara yang nenginginkan seperti itu. Itu memang bukan putusan, tapi sekadar harapan. Karena, jangan sampai ada rangkap jabatan strategis khususnya pada posisi ketua umum," tegasnya. Ditanya wartawan apakah tatib akan mengatur rangkap jabatan itu, Fatwa mengaku, sampai saat ini belum. "Tapi, saya yakin suara itu akan menggelinding dalam kongres," kata Fatwa.
(asy/)











































