Sebelum menuju ke museum, Setnov beserta rombongan seperti Sekjen DPP Golkar, Idrus Marham, singgah di rumah dinas Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi, yang juga belum lama dilantik sebagai Ketua DPD Partai Golkar Jabar.
Saat berada di dalam rumah Setnov diajak berkeliling rumah yang penuh dengan ornamen khas sunda seperti wayang golek, gamelan, dan aneka lukisan yang menggambarkan beberapa tokoh pewayangan dan juga Kerajaan Padjajaran.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Masyarakat Indonesia sekarang tidak perlu lagi ke luar negeri, cukup di sini ada. Semuanya sudah mengalami modernisasi tapi tetap tidak meninggalkan kaidah kedaerahannya," ucap Setnov di sela-sela kunjungan, Kamis (23/6/2016).
Bahkan, kata Setnov, konsep museum yang baru pertama ada ini bisa dicontoh oleh daerah lain. "Ini buat saya spektakuler. Bagus sistem manajemennya, organisasinya, lalu karyawannya cerdas saat menerangkan mulai dari sejarah Purwakarta sampai Indonesia. Ini bisa jadi contoh daerah lain," tuturnya.
Dari pantauan detikcom, Setnov sempat mencoba beberapa alat peraga yang berada di dalam museum. Di antaranya adalah buku sejarah Sunda dan Purwakarta, sepeda ontel digital, dan terakhir menonton sejarah dan potensi Kabupaten Purwakarta yang berada di ruangan mini bioskop. (aan/aan)











































