Ulah angkutan umum ini di pagi hari menambah ruwetnya lalu lintas di kawasan itu. Seperti pagi ini, Kamis (23/6/2016), angkutan umum ngetem dan berhenti seenaknya.
![]() |
Angkutan umum yang ngetem tersebut sampai memakan dua lajur jalan. Tak hanya itu kendaraan umum lain seperti taksi, bus sedang, dan bahkan ukuran besar ikut-ikutan ngetem. Padahal sudah jelas terlihat marka jalan dilarang berhenti di lokasi tersebut.
Alhasil bunyi klakson bersahutan tiada henti karena hak mereka dikurangi. Semrawutnya jalanan tidak terkurangi karena tidak terlihat satu pun petugas yang membenahinya.
![]() |
Angkutan umum itu menunggu penumpang yang turun dari JPO (jembatan penyebrangan orang) dari Stasiun Tanjung Barat. Imbas kepadatan dari kendaraan umum ngetem tersebut, ekornya mencapai 500 meter ke belakang. (dra/dra)













































