"Semua kita amankan, sebelum lebaran, pada saat salat ied dan sesudah lebaran. Tiga hal ini kita amankan, jadi kalau pas sebelum kita amankan arus mudik saat mau pulang, kemudian rumah yang ditinggal kita patroli," jelas Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Moechgiyarto kepada wartawan di Jakarta, Kamis (23/6/2016).
Rumah-rumah warga yang akan ditinggal mudik akan didata oleh pihak RT. Data-data rumah kosong tersebut nantinya dieruskan ke Polsek masing-masing, sehingga polisi bisa mengerahkan pasukannya untuk patroli ke perumahan yang banyak ditinggal mudik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, polisi juga akan membuat pos pengamanan di titik-titik rawan gangguan kamtibmas.
"Kapolres yang tahu tempat mana yang rawan, saya tegaskan tolong kapolres penempatan pos tersebut didasarkan kerawanan kriminalitas dan kamseltibcarlantas. Sehingga anda (Polres) jangan salah menempatkan pos," ujarnya.
Sementara itu, Kapolda juga mempersilakan warga bila ada yang hendak menitipkan motornya ke kantor polisi terdekat.
"Boleh, itu kan inovasi kapolsek, kalau tempatnya ada kenapa tidak. Tapi kalau polseknya sempit gimana mau nitip," pungkasnya.
(mei/jor)











































