Dikontrakkan, Rumah di Tengah Jalan Tol Jatiwarna

Dikontrakkan, Rumah di Tengah Jalan Tol Jatiwarna

- detikNews
Selasa, 22 Mar 2005 17:06 WIB
Jakarta - Rumah yang dibangun di tengah-tengah ruas tol lingkar luar Jakarta (Jakarta Outter Ring Road/Jorr) atau Tol Jatiwarna, akan dikontrakkan oleh warga. Saat ini rumah itu sedang dipasangi keramik dan finishing.Berdasarkan pantauan detikcom, saat ini sekitar 10 orang warga Kelurahan Pondok Melati, Kecamatan Pondok Melati, Bekasi, juga sedang membuat pot semen. Mereka juga rencananya membuat pompa tangan untuk sumber air, sedangkan sumber listrik diambil dari tiang listrik.Menurut Maman, salah seorang warga yang ikut membangun rumah, uang sewa kontrakan akan digunakan untuk menambah penghasilan warga. Diketahui bahwa salah seorang warga sekitar merupakan pengontrak pertama."Kalau malam ini bisa selesai, besok sudah bisa ditempati oleh warga yang ngontrak," kata Maman kepada detikcom di lokasi, Selasa (22/3/2005).Rumah berukuran 6,4 x 4,2 meter itu terbuat dari batako dan anyaman bambu serta atap asbes. Rumah dibangun sejak Senin (21/3/2005) kemarin sebagai upaya menuntut ganti rugi lahan dari pemerintah sebesar Rp 1.350.00 per meter per segi, yang sampai kini belum ada kepastian."Kami merasa dirugikan, karena belum ada pembayaran ganti rugi dari pihak Jasa Marga. Kalau utang kami bisa secepatnya dilunasi, tidak masalah rumah ini dibongkar. Kalau tidak bisa bayar tidak apa-apa, tapi kembalikan saja tanah kami ini," tegas Maman.Hingga kini, biaya pembangunan rumah sudah mencapai Rp 4 juta lebih. Dana berasal dari H. Awing, salah seorang warga di sekitar jalan tol yang rumahnya tidak kena gusur.Rencananya, warga juga akan membuat rumah kontrakan serupa sekitar 300-400 meter dari rumah pertama. "Bisa juga berdekatan dengan rumah ini. Tapi pembangunanya setelah rumah yang satu ini selesai dulu," ujarnya.Sementara itu, jalan tol saat ini masih ditutup. Tidak ada mobil yang lewat, melainkan hanya anak-anak kecil yang sedang bermain sepeda. Polisi maupun petugas Jasa Marga juga tidak terlihat menjaga aksi warga ini. (fab/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini