Kepala BNN Komjen Budi Waseso (Buwas) belum mau berspekulasi adanya peran gembong narkoba Freddy Budiman dalam penyelundupan narkoba tersebut. Namun Deputi Bidang Pemberantasan BNN Irjen Pol Arman Depari yang juga hadir di lokasi mengatakan adanya peran Freddy.
"Iya," jawab Arman saat ditanya adanya peran Freddie Budiman di Jl Ancol Barat, Jakarta Utara, Rabu (22/6/2016) malam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bukan sebagai kurir tapi mereka itu yang memesan barang," terang Arman.
Dirinya juga curiga ada kerjasama antara pemilik gudang dan para tersangka. Namun hal tersebut masih harus didalami.
Arman sendiri yang berada di lokasi sejak awal terungkapnya narkoba tersebut mengatakan butuh waktu sekitar 4 jam untuk membuka peti besi seberat 800 kilogram. Peti tersebut terdiri dari 4 lapis besi tebal dan butuh bantuan forclip untuk membuka tutup peti itu.
Di waktu yang sama, Komjen Pol Budi Waseso masih belum mau berspekulasi apakah gembong narkoba yang terancam hukuman mati, Freddy Budiman terlibat dalam penyelundupan narkoba yang berhasil diungkap oleh BNN itu. Buwas mengatakan kasus ini masih dalam penyelidikan.
"Jangan. Kayanya kita tidak mau berandai-andai. Yang pasti kita akan telusuri terus," kata Buwas.
Namun menurut Buwas, narkoba jenis sabu yang ditemukan oleh BNN masuk lewat jalur resmi. Karena ada masuk lewat dari jalur ekspedisi dan ada surat resmi pengiriman. Namun mantan Kabareskim Polri tersebut mengatakan surat resmi yang ada berbeda dengan barang yang masuk ke Indonesia.
"Yang jelas kita curigai ada pengiriman di suratnya molding. Tapi bentuknya bantalan untuk jembatan dan bangunan berat makanya kita curigai," lanjut Buwas.
Jenis narkoba jenis sabu yang ditemukan oleh BNN, menurut Buwas adalah narkoba kualitas bagus bila dilihat secara kasat mata. Namun untuk lebih memastikan BNN harus menunggu hasil penelitian dari laboratorium. Buwas sendiri belum bisa memastikan berat total barang haram tersebut.
"Sementara ini baru kita temukan 3 kotak besi. Di dalamnya ada 11 bungkus narkoba. Jadi kira-kira ada 33 bungkus," uangkap Buwas.
"Kalau ditimbang pakai tangan sih tiap bungkus lebih dari 1 kilogram," tambahnya.
(jor/jor)











































