Dinsos Distribusikan Selimut dan Makanan untuk Korban Kebakaran Ancol

Dinsos Distribusikan Selimut dan Makanan untuk Korban Kebakaran Ancol

Edward Febriyatri Kusuma - detikNews
Rabu, 22 Jun 2016 16:14 WIB
Dinsos Distribusikan Selimut dan Makanan untuk Korban Kebakaran Ancol
Kebakaran di Ancol (Foto: Nugroho Tri Laksono)
Jakarta - Dinas Sosial DKI Jakarta mendistribusikan bantuan selimut dan makanan siap saji untuk korban kebakaran di Jl Raya Lodan, Ancol, Pademangan, Jakarta Utara.

"Untuk personel Taruna Siaga Bencana (Tagana) dari Suku Dinas Sosial Jakarta Utara kita siagakan untuk mendistribusikan bantuan terhadap korban," ujar Kepala Bidang Perlindungan Sosial Dinas Sosial, Tarmijjo Damanik, Rabu (22/6/201/6).

Kebakaran di Jl Lodan menghanguskan puluhan rumah. Warga banyak yang tidak sempat menyelamatkan harta bendanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Bantuan yang diberikan adalah 100 lembar selimut, lima dus biskuit, dua unit tenda pengungsi dan makanan siap saji. Apabila ada kebutuhan yang diperlukan, kami akan tambah bantuan lagi. Tergantung kebutuhan," sambungnya.

Damanik menyebut ada sekitar 135 kepala keluarga yang terdampak kebakaran. Pihaknya terus memantau perkembangan para korban terlebih di bulan puasa ini.

"Yang terpenting bagi kami, korban yang terkena dampak kebakaran tersebut bisa terpenuhi kebutuhan dasarnya. Kami juga akan terus melakukan monitoring untuk memastikan segala kebutuhan mereka terpenuhi. Kami akan terus berkoordinasi dengan Suku Dinas Sosial Jakarta Utara untuk bantuan lainnya," tuturnya.

Kepala Seksi Informasi dan Promosi Dinas Sosial DKI Jakarta, Miftahul Huda mengatakan bantuan selimut dan makanan siap saji disesuaikan kondisi lapangan. Pemberian bantuan akan diawasi Sudinsos Jakarta Utara.

"Sudinsos Jakarta Utara tengah menyiapkan bantuan yang akan didistribusikan kepada mereka," papar Miftahul.

Untuk sementara waktu, tim Tagana mendirikan tenda darurat untuk korban kebakaran.

"Alhamdulillah sekarang bantuan telah sampai kepada korban. Selain selimut dan makanan kita mendirikan tenda darurat untuk tidur mereka," ujarnya.
(ed/fdn)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads