Soal asal muasal pergantian nama itu diungkap Kapolri Jenderal Badrodin Haiti. Pada Senin (20/6), Badrodin menyampaikan awalnya dia bingung nama sandi operasinya. Akhirnya diputuskan operasi lebaran kali ini dengan nama Operasi Ramadniya.
"Karena Pak Presiden minta cari, katanya jangan Operasi Ketupat terus," kata Badrodin saat sambutannya di acara buka puasa bersama di kompleks Mabes Polri, Jakarta, Senin (20/6).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mungkin dari bahasa Sansekerta. Saya tanya artinya, ternyata kepanjangan dari Ramadhan dan Hari Raya. Pikir saya oh, bagus juga ya akhirnya saya putuskan menjadi Ramadniya," kata Badrodin tersenyum. (rni/dra)











































