Begini Skema Rekayasa Lalin Bagi Pemudik yang Melintasi Jateng

Begini Skema Rekayasa Lalin Bagi Pemudik yang Melintasi Jateng

Rini Friastuti - detikNews
Selasa, 21 Jun 2016 11:17 WIB
Begini Skema Rekayasa Lalin Bagi Pemudik yang Melintasi Jateng
Foto: Kapolda Jateng Irjen Condro Kirono/ Rini detikcom
Jakarta - Pada lebaran tahun ini Jawa Tengah akan menjadi wilayah yang paling dipadati pemudik dibanding tahun sebelumnya. Hal tersebut dikarenakan pemerintah telah memberlakukan transaksi di 2 pintu tol.

"Jawa tengah ini menjadi wilayah yang akan padat dibanding tahun sebelumnya karena sekarang ini pemerintah sudah memberlakukan transaksi di 2 pintu saja di Cikarang dan Palimanan," ujar Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Condro Kirono kepada wartawan di Mabes Polri, Selasa (21/6/2016).

Sebenarnya pemberlakuan 2 pintu tol tersebut akan memudahkan pemudik yang ingin ke kawasan Jawa Tengah dan Jawa Timur.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jadi pemudik yang masuk dari Tol Merak ke Brebes Timur akan lebih cepat sehingga kita perlu melakukan manajemen rekayasa lalu lintas, sehingga pemudik dengan cepatnya sampai ke Jawa Tengah, itu tidak terlampau lama dan tidak terjadi kemacetan di sana," kata Condro.

Manajemen rekayasa lalu lintas itu di antaranya dengan pemberlakuan contra flow bagi pemudik yang keluar dari Tol Brebes Timur.

"Jadi begitu keluar Brebes Timur itu akan masuk jalur Pantura yang jaraknya kurang lebih 800 meter dan masuk kota Tegal. Jadi akan kita lakukan contra flow 3 lajur dari barat menuju timur. Dari arah sebaliknya ke Jakarta 1 lajur saja," jelasnya.

Contra flow ini, menurut Condro, akan melewati kota Tegal hingga kabupaten Selawi tepatnya di SPBU Muri. Contra flow ini, diarahkan untuk pemudik yang ingin keluar dari kota Tegal.

"Begitu masuk kota Tegal, akan diarahkan ke kiri sebagian melintas melingkar jalur utara, jalan lingkar utara. Karena tahun lalu jalur lingkar utara belum diberlakukan, mudah-mudahan tahun ini cukup membantu. Itu untuk kendaraan dari Brebes dan dari timur nanti akan dipecah, yang dari arah terminal dipecah ke kiri, sebagian lurus," jelas Condro.

Contra Flow ini akan diberlakukan mulai Jumat (1/7) sore, begitu pemudik keluar dari Jakarta. Condro memperkirakan pemudik akan keluar dari tol Brebes Timur 3 hingga 4 jam kemudian.

"Tol Pejagan sudah dibuka Senin pekan ini dan transaksi sudah berjalan dari Pejagan dan Brebes Timur," kata dia. (rii/rvk)


Berita Terkait