"Ini hak prerogatif presiden. Kita mengapresiasi dan menghargai karena presiden lebih mengetahui mana yang terbaik, termasuk kader di Golkar," kata Novanto di Kantor DPP Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Senin (20/6/2016). Novanto ditanya apakah pertemuan dengan Luhut membahas reshuffle kabinet dan menyerahkan nama menteri.
Kabar reshuffle kabinet memang mencuat sejak Golkar menyatakan diri mendukung pemerintah. Novanto mengatakan bahwa Golkar sejak awal menyerahkannya ke presiden.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lalu, siapa nama kader yang disiapkan oleh Golkar? Novanto enggan menjawabnya namun dia memastikan bahwa sudah ada yang siap disodorkan.
"Ya kalau kader, Golkar selalu menyiapkan kader-kadernya. Ada beberapa yang memang selalu kalau sewaktu-waktu diperlukan ya kita sudah ada," ujar Novanto.
Novanto tiba di kantor Luhut, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Senin sekitar pukul 11.20 WIB siang tadi. Di sana, dia mengaku hanya bicara soal isu-isu strategis. (imk/bag)










































