34 Korban Tewas Longsor Purworejo Ditemukan, 13 Masih Dicari

34 Korban Tewas Longsor Purworejo Ditemukan, 13 Masih Dicari

Bagus Kurniawan - detikNews
Senin, 20 Jun 2016 18:19 WIB
34 Korban Tewas Longsor Purworejo Ditemukan, 13 Masih Dicari
Bencana tanah longsor yang terjadi di beberapa desa di Purworejo, Jateng, menewaskan 47 orang. Sampai saat ini tim SAR masih melakukan pencarian korban. (Foto: Bagus Kurniawan)
Purworejo - Korban tewas bencana tanah longsor di beberapa desa di Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, tercatat sebanyak 47 orang. Hingga hari ini, 34 korban sudah ditemukan. Sebanyak 13 masih dicari.

Minggu (19/6) kemarin, sebanyak 27 korban ditemukan. Hari ini, Senin (20/6), Tim SAR gabungan menemukan tujuh orang korban dalam keadaan meninggal dunia. Satu orang atas nama Setyawati (16) warga Dusun Caok, Desa Karangrejo Kecamatan Loano. Korban di Dusun Caok yang belum ditemukan sebanyak lima orang di antaranya Sulaiman, Ayuk, Aditya Mujahid, Ny Muhsodah, dan Slamet.

Proses evakuasi di Desa Donorati, Kecamatan Purworejo hari ini, tim SAR berhasil menemukan 6 orang korban dari 14 korban yang hilang. Enam korban yang berhasil ditemukan adalah Jemikin (50), Misinah (40), Rendra (14), Syifa (13), Desti (9) dan Pandu (9). Sedangkan korban yang belum ditemukan diantaranya Jumadi (80), Saman (60), Patmiah (51), Herlina (55), Naya (2), Karyono (40), Doni (19), Paikin (35). Pencarian akan dilanjutkan besok hari Selasa (21/6/2016) bersama-sama tim SAR gabungan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Masih ada delapan orang korban yang masih dalam pencarian di Donorati," ungkap Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Purworejo, Budi Hardjono di posko.

Berdasarkan pantauan detikcom di Dusun Caok, korban Setyawati ditemukan di reruntuhan rumah di atas tempat tidur. Korban selama ini mengalami lumpuh sehingga saat terjadi bencana tidak bisa menyelamatkan diri. Rumahnya yang berada di dekat jalan dusun tersebut tersapu longsoran tanah dari atas bukit yang ada di belakang rumah.

Lokasi longsor di Desa Donorati berada sekitar 3 km dari lokasi Dusun Caok. Namun jalan atau medan yang dilalui cukup berat, karena ada satu jembatan di Sungai Gading yang patah dan hampir roboh serta beberapa longsoran di pinggir jalan. Selain itu alat berat juga belum bisa menjangkau lokasi. Sedangkan di Dusun Caok, satu alat berat sudah ada untuk mempermudah pencarian. (bgs/trw)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini