"Yang pasti dia (operator) harus segera memperbaiki, karena kalau tanggal 24 ke atas kan H-12. Kalau waktu itu masih bandel juga ya terpaksa kita kandangin," kata Andri di Kantor Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Jl Taman Jatibaru, Jakarta Pusat, Senin (20/6/2016).
Andri mengatakan, masih ada kesempatan bagi para penyedia armada untuk berbenah.
"Sekarang kita kasih kesempatan. (Pengecekan) iya dilakukan sama BPTJ, ramp check namanya," ungkap Andri.
Andri memastikan kesiapan layanan mudik Lebaran tahun ini akan terus ditingkatkan. Persiapan, kata Andri, sudah dilakukan sesuai apa yang diperintahkan Menteri Perhubungan Ignasius Jonan.
"Terus kita cek. Kemarin datanya sudah 870-an (bus), sekarang enggak tahu. Jadi minta pak menteri pemeriksaan kelayakan itu enggak pas hari H-nya saja, bahkan jauh-jauh hari sebelum puasa sudah kita lakukan uji kelayakan. Karena memang inginnya zero accident kata pak menteri," papar Andri.
Andri juga menyebut, banyak fasilitas bagi para pemudik yang menjadi perhatian Dishub DKI Jakarta. "Pasti dong, lihat tuh Kalideres, posko kesehatan kita tambahin, ruang tunggu, ruang laktasi," tandasnya. (hri/hri)











































