Dulu Siap Independen, Kini Ahok Siap Diusung Parpol

Panasnya Pilgub DKI

Dulu Siap Independen, Kini Ahok Siap Diusung Parpol

Elvan Dany Sutrisno - detikNews
Senin, 20 Jun 2016 15:36 WIB
Dulu Siap Independen, Kini Ahok Siap Diusung Parpol
Foto: Ahok-Heru lengkap datang di acara Teman Ahok, padahal Heru masih PNS (Screenshot Twitter Teman Ahok)
Jakarta - Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) pernah bilang jika terkumpul satu juta KTP dia akan mantap maju di jalur independen. Namun saat sejuta KTP benar-benar terkumpul, kini Ahok malah membuka peluang lebih lebar diusung parpol.

Ahok menyatakan komitmennya maju lewat jalur independen itu bulan Februari lalu. Kala itu sejumlah parpol termasuk PDIP tengah menggoda Ahok untuk diusung di Pilgub DKI. Kala itu duet Ahok-Djarot digadang-gadang, namun kandas.

"Kayaknya sih kalau (KTP dukungan) terkumpul sejuta ya maju independen," kata Ahok di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Selasa (9/2/2016) lalu.



Baca juga: Ahok: Kalau Satu Juta KTP Dukung, Saya Siap Maju Lewat Independen

Teman Ahok pun langsung menyanggupi dan berkomitmen mengumpulkan sejuta KTP dukungan untuk mengusung Ahok di Pilgub DKI lewat jalur independen. Mereka bahkan harus kerja dua kali karena harus mengumpulkan KTP dan pernyataan dukungan ulang untuk pasangan Ahok-Heru Budi Hartono. Hal ini dikarenakan sebelumnya Teman Ahok belum menyertakan cawagub pasangan Ahok itu dalam pernyataan dukungan masyarakat.

Pengumpulan KTP dukungan bergulir begitu cepat, pada saat KTP terkumpul sekitar 900-ribuan, Ahok mulai goyah. Ahok mulai bicara ingin 'rujuk' dengan Djarot Saiful Hidayat di Pilgub DKI. Pernyataan ini kemudian ramai jadi perbincangan, banyak pihak menilai Ahok tengah bimbang, galau di persimpangan jalan. Di saat yang sama, PDIP juga kembali menggoda dengan memuji duet Ahok-Djarot sebagai duet yang sudah teruji. Konsistensi Ahok mulai diuji.

Tak ingin isu ini terus berkembang, Ahok pun menegaskan bahwa dirinya mantap maju lewat jalur independen. Kabarnya pernyataan itu juga sudah disampaikannya langsung kepada Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri. Namun demikian rumor kegalauan Ahok di persimpangan jalan semakin kencang.

Sementara itu proses pengumpulan KTP dukungan untuk Ahok-Heru terus bergulir. Sampai kemudian Teman Ahok menggelar syukuran terkumpulkan satu juta KTP dukungan untuk Ahok-Heru. Lalu apakah setelah terkumpul sejuta KTP dukungan Ahok makin mantap di jalur independen? Yang terjadi justru Ahok membuka pintu lebar untuk diusung parpol.

"Kita mah siap saja selama partai bisa yakinkan Teman Ahok bahwa pasti calonkan saya, kita bisa ikut parpol," ucap Ahok di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Senin (20/6/2016).

Ahok pun mengungkap bahwa pengumpulan KTP dukungan kepada dirinya bukan karena melawan parpol. Dia bisa maju lewat jalur parpol kalau parpol bisa meyakinkan Teman Ahok dan para pendukungnya.

"Kebanyakan orang yang ngumpulin KTP ini bukan orang yang memaksa saya untuk melawan parpol loh, bukan loh. Mereka tahu saya kan juga orang parpol. Saya juga nggak pernah menyangkal kok," kata Ahok.

Teman Ahok mengumpulkan KTP dukungan untuk memberi kepastian Ahok maju Pilgub DKI. "Waktu dengan PDIP Teman Ahok juga setuju kok pakai PDIP, dia setuju. Cuma dia bilang kalau ternyata di tengah jalan partai itu tidak mencalonkan, mereka enggak keburu lagi menyiapkan pencalonan saya," imbuh Ahok.

Lalu apakah Teman Ahok rela perjuangannya mengumpulkan sejuta KTP ditebus dengan kata-kata siap diusung parpol? Ternyata Teman Ahok juga mulai melunak, mereka mulai membaca arah angin. Mereka juga makin realistis menghadapi Pilgub DKI.

"Kalau katakanlah jalur independen itu terlalu berat dan banyak hambatan mereka siap untuk menjadi semacam bisa melalui jalur parpol dan itu cukup. Kita masih lihat perkembangannya kayak bagaimana," kata juru bicara Teman Ahok Amalia Ayuningtyas di Kantor Sekretariat Teman Ahok, Graha Pejaten, Jakarta Selatan, Minggu (20/6/2016) malam.

Lalu apakah sejuta masyarakat DKI yang menyerahkan KTP dukungan ke Ahok juga punya sikap senada?

(van/nrl)


Berita Terkait