Polisi Buru Komplotan Berandal Motor Yang Kerap Resahkan Warga Sukabumi

Polisi Buru Komplotan Berandal Motor Yang Kerap Resahkan Warga Sukabumi

Syahdan Alamsyah - detikNews
Senin, 20 Jun 2016 05:01 WIB
Polisi Buru Komplotan Berandal Motor Yang Kerap Resahkan Warga Sukabumi
Foto: Berandal Bermotor Diamankan Polisi (Syahdan Alamsyah/detikcom)
Sukabumi - Jajaran Polres Sukabumi Kota dan Polres Sukabumi memburu anggota berandal motor yang kerap membuat resah warga, tindakan tegas akan dilakukan bila kawanan preman jalanan itu bertindak anarkis. Terakhir, aksi kawanan berandalan bermotor menyerang warga yang tengah melakukan ronda malam di wilayah hukum Polres Sukabumi Kota pada Minggu (19/6) dinihari.

"Kita akan tumpas kawanan itu sampai ke akarnya, kita berhasil menangkap satu orang pelaku tinggal kita buru teman-temannya yang membuat onar pada Minggu dinihari kemarin. Kami sudah berkoordinasi dengan sejumlah Polres diperbatasan untuk melakukan operasi rutin bersama," kata Kapolres Sukabumi Kota AKBP Rustam Mansur kepada detikcom, Minggu (19/6/2016) malam.

Polisi berhasil mengamankan seorang pemuda berinisial AF, bersama komplotannya AF menyerang warga yang tengah melakukan ronda malam di Kampung Cibereum, RT 01 RW 06 Kelurahan Babakan, Kecamatan Cibereum.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Si AF ini masih diperiksa penyidik, kita minta dia untuk menyebut nama teman-temannya yang melakukan penyerangan terhadap warga. Doakan saja agar semua tertangkap," lanjut Rustam.

Sementara itu, Kapolres Sukabumi AKBP M Ngajib dan jajarannya berhasil menggulung puluhan anggota geng motor di Jalan Raya Ahmad Yani, Palabuhanratu. Dari tangan mereka polisi mengamankan beberapa bilah senjata tajam dan ratusan butir obat terlarang.

Beradal bermotor di Sukabumi diamankan polisi (Syahdan Alamsyah/detikcom)


"Mereka kita amankan berdasarkan laporan dari anggota kita yang patroli, anggota mencurigai akan ada pergerakan aksi mereka menyerang kelompok lain. Sebelum itu terjadi, anggota keburu bergerak dan mengamankan mereka. Saat ini masih kita mintai keterangan, yang membawa senjata tajam kita tahan," tegas Ngajib.

(dnu/dnu)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads