Wapres JK Ingatkan Masyarakat Soal Pentingnya Inovasi dan Semangat Kerja

Wapres JK Ingatkan Masyarakat Soal Pentingnya Inovasi dan Semangat Kerja

Baban Gandapurnama - detikNews
Minggu, 19 Jun 2016 16:55 WIB
Wapres JK Ingatkan Masyarakat Soal Pentingnya Inovasi dan Semangat Kerja
Foto: Wapres JK memberikan ceramah (Baban/detikcom)
Bandung - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menyemangati jemaah yang hadir di Masjid Salman, Kota Bandung. Tampil berkopiah hitam, JK menyampaikan pesan-pesan penting untuk memotivasi masyarakat Indonesia.

JK hadir sebagai pembicara kegiatan talkshow Inspirasi Ramadan (Irama) yang merupakan rangkaian kegiatan rutin Ramadan di Masjid Salman, Jalan Ganeca, Kota Bandung, Minggu (19/6/2016). Hadir mendampingi JK yaitu Menteri Pendayagunaan Apartur Negara dan Reformasi Birokrasi Yuddy Chrisnandi, Kepala Bappenas Sofyan Djalil dan Gubernur Jabar Ahmad Heryawan.

Dalam paparannya, JK mengingatkan soal pendidikan formal yang perlu dilakukan masyarakat di era modern saat ini. Sebab, pengalaman pendidikan bisa membawa seseorang meraih kesuksesan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Orang enggak tamat sekolah saja banyak yang sukses, apalagi yang tamat. Contohnya pendiri Facebook (Mark Zuckerberg) yang tidak sekolah (berhenti kuliah di Harvard) bisa sukses," ujar JK.

Foto: Wapres JK hadir di Masjid Salman (Baban/detikcom)

Selain pendidikan, sambung JK, hal penunjang lainnya yang bisa membuat orang menjadi sukses ialah berinovasi. Apalagi saat ini, kata JK, seiring perkembangan zaman, orang sangat mudah memperoleh dan mengasah skill melalui ragam kecanggihan teknologi.

"Harus inovatif. Selain itu semangat untuk maju. Penting itu ya semangat," ujar JK.

JK sempat mempersoalkan kualitas pengeras suara kurang baik di dalam masjid tersebut. Memang selama JK bercerita, suaranya tak terdengar jelas. "Sound itu 80 persen untuk mendengarkan, 20 persen untuk ibadah dan berdoa," sindir JK.

JK dan rombongan melaksanakan salat asar di Masjid Salman. Usai salat, JK meninggalkan lokasi acara. Tidak ada sesi wawancara dengan wartawan. (bbn/hri)


Berita Terkait