Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Yusri Yunus menyebutkan keributan yang melibatkan dua geng motor ini terjadi di Dusun Segel, RT 1 RW 2, Desa Ciptasari, Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Sumedang, Sabtu (18/6/2016), sekitar pukul 20.30 WIB.
"Sebanyak empat orang luka bacok terdiri dua dari kelompok B dan dua dari kelompok X. Semuanya korban dibawa ke Puskesmas Tanjungsari. Satu orang dari kelompok motor B itu meninggal dunia," kata Yusri via pesan singkat, Minggu (19/6/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Yusri mengatakan kejadian bermula sewaktu geng motor B tengah berkumpul di kantor Kecamatan Pamulihan. Kehadiran sekelompok pemuda tersebut sempat ditegur dua personel Satpol PP Kabupaten Sumedang.
Mereka berdalih berkumpul untuk membentuk kepengurusan baru kelompoknya. Personel Satpol PP kemudian masuk ke kantor kecamatan, sementara para pemuda itu tetap nongkrong di luar.
"Tak lama kemudian atau sekitar setengah jam, datang kelompok X. Terjadilah keributan," kata Yusri.
Perang antargeng motor berbekal aneka senjata ini tak terhindarkan. Mereka berkelahi dan saling bacok. Korban berjatuhan dari kedua kubu yang bertikai.
Menurut Yusri, sejumlah orang terlibat bentrok sudah diamankan polisi. Polres Sumedang masih menyelidiki motif insiden berdarah tersebut.
"Barang bukti yang disita polisi berupa satu samurai, satu keling, satu rencong, satu double stick dan satu golok," kata Yusri.
(bbn/dhn)











































