"Ya terima kasih, wong (orang) banyak komponen yang dukung gitu toh. Ya bagus, semakin banyak semakin bagus," ujar Djarot saat ditemui di rumah dinasnya, Sabtu (18/6/2016).
Namun Djarot enggan berspekulasi lebih jauh terkait dukungan dari Almisbat yang berharap dirinya maju sebagai Cagub. Mantan Wali Kota Blitar tersebut menyerahkan semua urusan pencalonan gubernur kepada PDIP, partai tempatnya bernaung. Daripada memikirkan pencalonan, Djarot lebih fokus untuk menjaga Pilgub mendatang berjalan aman tanpa adanya gangguan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tapi yang jelas kita berusaha Pilkada itu aman, tenteram dan tidak ada sesuatu yang tidak diinginkan," lamjut Djarot.
Sebelumnya, pendukung Djarot yang bernama Aliansi Masyarakat Sipil untuk Indonesia Hebat (Almisbat) mendeklarasikan dukungan untuk Djarot di Tebet, Jakarta Selatan.
"Tujuan kita adalah untuk mengkanalisasi dukungan untuk Djarot Saiful Hidayat. Kami ingin mengubah sebuah pola kemimpinan yang tidak sesuai dengan Ahok yang bisa mereduksi isu-isu yang tidak membangun," ujar Ketua Umum Almisbat Tedy Wibisana saat Deklarasi dukungan Gubernur DKI Jakarta untuk Djarot di Jalan Tebet Barat VII, Jakarta Selatan, Kamis (16/6/2016).
Dia menganggap kemampuan Djarot setara dengan Basuki Tjahja Purnama (Ahok) dan bahkan ke depan bisa melampuinya. Tedy juga menilai harus muncul pesaing Ahok sehingga ada proses demokrasi yang terjadi. "Kalau hanya Ahok yang dicalonkan maka demokrasi kita gagal," terangnya. (dhn/dhn)










































