Didukung Almisbat Sebagai Cagub, Djarot: Serahkan Saja Pada Partai

Didukung Almisbat Sebagai Cagub, Djarot: Serahkan Saja Pada Partai

Ahmad Ziaul Fitrahudin - detikNews
Sabtu, 18 Jun 2016 21:35 WIB
Didukung Almisbat Sebagai Cagub, Djarot: Serahkan Saja Pada Partai
Djarot Saiful Hidayat (Foto: Ari Saputra/detikcom)
Jakarta - Kelompok masyarakat yang mengatasnamakan diri sebagai Aliansi Masyarakat Sipil untuk Indonesia Hebat (Almisbat) mendeklarasikan dukungan kepada Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat pada Pilgub DKI 2017. Mereka berharap Djarot dimajukan oleh PDIP untuk menjadi pesaing Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Lalu bagaimana tanggapan Djarot terhadap dukungan tersebut?

"Ya terima kasih, wong (orang) banyak komponen yang dukung gitu toh. Ya bagus, semakin banyak semakin bagus," ujar Djarot saat ditemui di rumah dinasnya, Sabtu (18/6/2016).

Namun Djarot enggan berspekulasi lebih jauh terkait dukungan dari Almisbat yang berharap dirinya maju sebagai Cagub. Mantan Wali Kota Blitar tersebut menyerahkan semua urusan pencalonan gubernur kepada PDIP, partai tempatnya bernaung. Daripada memikirkan pencalonan, Djarot lebih fokus untuk menjaga Pilgub mendatang berjalan aman tanpa adanya gangguan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ya belum, paling enggak partai melihat perkembangan di lapangan. Serahkan saja pada partai," ujarnya.

"Tapi yang jelas kita berusaha Pilkada itu aman, tenteram dan tidak ada sesuatu yang tidak diinginkan," lamjut Djarot.

Sebelumnya, pendukung Djarot yang bernama Aliansi Masyarakat Sipil untuk Indonesia Hebat (Almisbat) mendeklarasikan dukungan untuk Djarot di Tebet, Jakarta Selatan.

"Tujuan kita adalah untuk mengkanalisasi dukungan untuk Djarot Saiful Hidayat. Kami ingin mengubah sebuah pola kemimpinan yang tidak sesuai dengan Ahok yang bisa mereduksi isu-isu yang tidak membangun," ujar Ketua Umum Almisbat Tedy Wibisana saat Deklarasi dukungan Gubernur DKI Jakarta untuk Djarot di Jalan Tebet Barat VII, Jakarta Selatan, Kamis (16/6/2016).

Dia menganggap kemampuan Djarot setara dengan Basuki Tjahja Purnama (Ahok) dan bahkan ke depan bisa melampuinya. Tedy juga menilai harus muncul pesaing Ahok sehingga ada proses demokrasi yang terjadi. "Kalau hanya Ahok yang dicalonkan maka demokrasi kita gagal," terangnya. (dhn/dhn)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini