"Pelaku bernama Andika Sopiyan (23)," kata Humas Polres Labuhanbatu AKP Viktor Sibarani dalam keterangannya kepada detikcom, Jumat (17/6/2016).
Viktor menjelaskan, kejadian tersebut terjadi pada Rabu (15/6) tepatnya di perkebunan pondok Adipati Divisi 34 Desa Belongkot, Kecamatan Marbau, Kabupaten Labuhanbatu Utara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pelaku mengejar dan sambil mengayunkan parang ke arah korban dan korban langsung tersungkur. Kemudian, pelaku menggorok leher korban," ujarnya.
Viktor menuturkan, peristiwa itu ternyata dilihat oleh istri korban, Suarwati. Pelaku yang mengetahui hal itu langsung menyerang Suarwati dengan melakukan pembacokan.
"Suarwati pun tersungkur, mengalami luka bacok pada tangan dan leher. Saat ini sedang dirawat di Rumah Sakit Umum Tiga Saudara, Labuhanbatu Utara. Sementara, Erwin meninggal dunia dan mengalami luka bacok pada leher, tangan dan dahi," sambungnya.
Aksi pelaku ternyata diketahui oleh seorang warga bernama M Sahrijal. Dari keterangan dia, polisi mengetahui bahwa pelaku bernama Andika Sopiyan.
"Setelah melihat korban tergeletak, pelaku melarikan diri ke Kecamatan Aek Natas, Kabupaten Labuhanbatu Utara tepatnya di tempat keluarganya. Tak lama kemudian, pihak kepolisian menuju ke sana dan berhasil menangkap pelaku tanpa ada perlawanan saat ditangkap," terang Viktor.
Dikonfirmasi terpisah, Kabid Humas Polda Sumut AKBP Rina Sari Ginting menyatakan, motif dari penganiayaan tersebut adalah sakit hati. Kini, pelaku sudah diamankan di Mapolres Labuhanbatu untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
"Sakit hati pelaku terhadap korban, karena permintaan maaf pelaku tidak diterima oleh korban atas perbuatan pelaku yang sering mengintip istri korban," ujar juru bicara Polda Sumut ini. (rvk/rvk)











































