Dies Natalis yang juga dibarengi dengan acara wisuda mahasiswa PTIK itu digelar di Auditorium PTIK, Jalan Tirtayasa, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (17/6/2016). Sejumlah mantan Kapolri seperti Awaluddin Djamin, Dai Bachtiar, Bambang Hendarso Danuri dan Timur Pradopo juga hadir dalam kesempatan itu.
"Tentu dengan wisuda ini berarti mereka telah menamatkan satu tahapan pendidikan baik S1 dan S2 tentu kita berharap bekal ilmu yang diperoleh ini dapat membantu melaksanakan tugas kepolisian khususnya menganalisis permasalahan yang terjadi di masyarakat," kata Badrodin usai acara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tentu dinamikanya kan bisa berkembang dilapangan harapan kita nilai integritas ini terus dibangun baik melalui pendidikan maupun melalui satu sistem pengawasan dan punisment," ujar Badrodin apakah ada jaminan para wisudawan tidak melakukan hal hal yang banyak dikeluhkan masyarakat seperti pelayanan Polri yang kurang optimal dan rentan praktik suap.
"Oleh karena itu, kita tentu berharap masyarakat bantu melakukan pengawasan dan kontrol terhadap perilaku anggota Polri baik level periwira maupun tertinggi," sambungnya.
Namun begitu, Badrodin mengungkapkan tentu banyak kemajuan yang bisa dirasakan baik yang internal Polri dan masyarakat sebagai hasil reformasi internal Polri yang telah dilakukan selama ini.
"Namun demikian kita tidak munafik dalam menjalankan tugas ada beberapa yang harus diperbaiki," tutupnya. (idh/rvk)










































