Djarot dan Risma Didorong Jadi Cagub DKI, Siapa yang Dipilih PDIP?

Djarot dan Risma Didorong Jadi Cagub DKI, Siapa yang Dipilih PDIP?

Yulida Medistiara - detikNews
Jumat, 17 Jun 2016 10:52 WIB
Djarot dan Risma Didorong Jadi Cagub DKI, Siapa yang Dipilih PDIP?
Foto: Agung Pambudhy
Jakarta - Kedua kader PDIP Djarot Saiful Hidayat dan Tri Rismaharini yang tengah menjabat Wagub DKI dan Wali Kota Surabaya memiliki kelompok pendukung masing-masing. Wakil Ketua Badan Pemenangan Pemilu PDIP DKI Gembong Warsono mengatakan keduanya berpeluang.

"Kan dua-duanya kader partai, dua-duanya bisa dimunculkan dan ditugaskan. Ya ini kan bisa peluangnya ada, tapi nanti Ketum yang memberikan itu. Kalau penugasan kan hak preprogratif Bu Ketum apakah mereka berdua yang diberikan tugas, atau salah satu, atau bagaimana, itu nanti Bu Ketum yang menugaskan," kata Gembong ketika dihubungi, Kamis (16/6/2016).

Baca juga: Massa Karisma Sambangi DPP PDIP, Minta Risma Dijadikan Cagub DKI

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Seperti diketahui, PDIP bisa mengusung sendiri cagub-cawagub di DKI, karena memiliki 28 kursi di DPRD. Djarot juga sudah mengikuti tes dalam penjaringan cagub DKI di PDIP, sehingga bisa maju sebagai bakal calon. Bagaimana dengan RIsma?

Gembong mengatakan, Risma sudah pernah melakukan fit and proper test sebelum dia menjadi Wali Kota Surabaya, sehingga dia tidak perlu lagi mengikuti tes. Hal itu karena database uji kelayakan itu masih tersimpan.

Dari hasil fit and proper test itu, telah dilakukan pengerucutan nama. Namun, bagaimana hasilnya Gembong belum banyak membuka, katanya Sekjen DPP PDIP yang akan mengumumkannya nanti.

"Hasil dari fit and proper test sudah disampaikan ke DPP, dan DPP pun sudah mengecucutkan nama. Bahwa sudah dikerucutkan tapi berapa orang dan siapa-siapa saja, belum dirilis oleh sekjen, strateginya kapan itu mau dirilis. Namun, jika nanti ada nama di luar dari yang mendaftar kemarin, itu mendapat penugasan," kata Gembong.

Baca juga: Selain Risma, Muncul Kelompok Masyarakat Pendukung Djarot Jadi Cagub DKI


Selanjutnya, terkait kemungkinan dukungan PDIP kepada Ahok yang telah didukung 3 partai meski Ahok memilih lewat jalur independen, Gembong menegaskan jika Ahok ingin diusung PDIP, maka Ahok harus mendaftar penjaringan dulu.

"Peluang masih ada untuk Ahok (diusung PDIP). Walau pendaftaran ditutup di kabupaten dan kota, di DPP masih ada kesempatan, cuma kapan itu ditutup sekjen yang tahu," kata Gembong.

Seperti diketahui, Kamis (16/6) kemarin, kelompok pendukung Risma, yang menamakan diri Karisma, menyambangi DPP PDIP, Jl Diponegoro, Jakarta Pusat. Karisma meminta PDIP mencalonkan Risma sebagai cagub DKI. Di waktu bersamaan, pendukung Djarot yang bernama Aliansi Masyarakat Sipil untuk Indonesia Hebat (Almisbat) mendeklarasikan dukungan untuk Djarot di Tebet, Jakarta Selatan. (tor/tor)


Berita Terkait