"Tantangan tambahannya adalah transportasi pribadi ini. Saya mengimbau untuk yang menggunakan kendaraan pribadi apalagi motor jangan punya target. Nanti kalau capek ya istirahat dan harus mematuhi rambu dan ketentuan," kata Jonan di Bandara Syamsoedin Noor, Kalimantan Selatan, Kamis (16/06/2016).
Jonan mengakui bahwa kendaraan pribadi tidak bisa diperiksa satu-satu seperti halnya bus-bus atau pesawat dan kapal laut, dikarenakan jumlah yang terlalu banyak. Padahal resiko yang dihadapi pemudik dengan kendaraan pribadi sama besar dengan resiko pemudik dengan transportasi umum.
Menghadapi situasi tersebut, Kemenhub telah mempercayakan situasi selama mudik lebaran nanti kepda pihak kepolisian yang bertanggungjawab mengawasi para pengendara kendaraan pribadi.
"Ya di jalan raya ini rekan-rekan dari kepolisian juga akan bekerja keras untuk mengatur lalu lintas disamping kelancaran juga untuk keselamatan," tutup Jonan.
(miq/miq)











































