Selain Risma, Muncul Kelompok Masyarakat Pendukung Djarot Jadi Cagub DKI

Selain Risma, Muncul Kelompok Masyarakat Pendukung Djarot Jadi Cagub DKI

Muhammad Fida Ul Haq - detikNews
Kamis, 16 Jun 2016 18:33 WIB
Selain Risma, Muncul Kelompok Masyarakat Pendukung Djarot Jadi Cagub DKI
Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Selain dukungan untuk Risma, muncul juga dukungan dari kelompok masyarakat lain yang mendukung Djarot Saeful Hidayat dalam Pilgub DKI 2017. Mereka juga berharap agar PDIP mencalonkan Djarot.

Dukungan itu disampaikan Aliansi Masyarakat Sipil untuk Indonesia Hebat (Almisbat). Mereka mendeklrasikan dukungannya terhadap Djarot Saiful Hidayat untuk maju sebagai calon gubernur DKI Jakarta.

"Tujuan kita adalah untuk mengkanalisasi dukungan untuk Djarot Saiful Hidayat. Kami ingin mengubah sebuah pola kemimpinan yang tidak sesuai dengan Ahok yang bisa mereduksi isu-isu yang tidak membangun," ujar Ketua Umum Almisbat Tedy Wibisana saat
Deklarasi dukungan Gubernur DKI Jakarta untuk Djarot di Jalan Tebet Barat VII, Jakarta Selatan, Kamis (16/6/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia menganggap kemampuan Djarot setara dengan Basuki Tjahja Purnama (Ahok) dan bahkan ke depan bisa melampuinya. Tedy juga menilai harus muncul pesaing Ahok sehingga ada proses demokrasi yang terjadi. "Kalau hanya Ahok yang dicalonkan maka demokrasi kita gagal," terangnya.

Tedy mengatakan dukungannya kepada Djarot masih merupakan aspirasi pribadi. Ke depan, asiprasi ini akan dibawa secara formal ke PDIP. Bahkan berharap PDIP mencalonkan Djarot sebagai cagub DKI 2016.

"PDIP bisa mempertimbangkan karena satu satunya partai yang punya kursi cukup mencalonkan adalah PDIP," terangnya.

Pada kesempatan itu, Sekjen Almisbat Henrikson Sirait menambahkan dukungan Djarot dikarenakan Jakarta perlu sosok pembimbing yang berjiwa nasionalis dan humanis yang mampu merawat kemajemukan.

"Djarot selama ini kenal sebagai sosok yang merakyat," kata Henrikson.

Djarot juga dianggap tidak tersangkut kasus hukum. "Untuk itu kami menghargai dan menghormati jika PDIP menimbang dan memutuskan lain pilkada DKI," ujarnya. (tfq/miq)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini