Risma sukses dalam memberikan pelayanan bagi warga Kota Surabaya, sedang Brigjen Arief sukses dengan salam zero di Kalbar yang menerapkan bebas dari korupsi dan pungli.
Sejumlah pertanyaan mengalir dalam diskusi di PTIK, Kebayoran Baru, Jaksel, Kamis (16/6/2016) antara lain mengenai kiat berani melakukan terobosan yang mungkin akan membuat orang tidak senang. Jawaban yang diberikan Arief dan Risma senada. Semua bisa dilakukan dengan bekerja secara ikhlas.
"Kita patuh pada sumpah jabatan karena itu sumpah kepada Allah SWT. Jabatan adalah amanah yang harus dipertanggung jawabkan, bukan hak milik dan tidak harus dikejar," jelas Arief.
"Bahasan Prof Eko secara teoritik membenarkan langkah-langkah leadership saya dan Bu Risma dengan teori-teori leadership dan perubahan," sambung Arief.
Baik Arief maupun Risma dalam bekerja tidak memakai teori seperti yang tertuang di buku-buku. Tetapi dengan hati nurani dalam menerapkan terobosan baru untuk pelayanan pada masyarakat.
"Kita bekerja dengan hati nurani dan ikhlas untuk melayani rakyat sehingga inovasi itu keluar dengan baik. Walaupun ada yang tidak suka, tetapi rakyat kan senang," tutup dia. (dra/dra)











































