Walaupun dalam praktiknya, akan terjadi antrean, ia menegaskan lebih baik berlama-lama mengerjakan SOP seperti leasing kendaraan dan input data manifest supaya meminimalisasi kericuhan data di lapangan.
"Ini penting supaya jika terjadi apa-apa (kecelakaan) bisa ditangani lebih cepat. Lebih baik berlama lama sambil menginput data manifest, kalaupun terjadi antrean paling juga 30 menit. Karena kita mengedepankan SOP dan manifest lalu, tidak akan mungkin sampai setengah hari penumpukan antrean. Berlama lama tidak apa-apa demi keselamatan," kata Jonan di MB II Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Kamis (16/6/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, lantaran perlu penyesuaian ke operator-operator kapal, maka PT. ASDP Ferry Indonesia memutuskan menunda dan akan dilakukan sosialisasi terlebih dahulu.
"Rencana kemarin mau kita lakukan sebelum lebaran ini tetapi kita masih butuh sosialisasi ke operator2 lain. Maka keputusannya setelah lebaran. Tapi tahun ini harus elektronik supaya sama seperti di Merak-Bakauehi," tandasnya.
(rvk/rvk)











































