Hatta Jadi Ketum PAN, PAM Makin Berpeluang Jadi Parpol

Hatta Jadi Ketum PAN, PAM Makin Berpeluang Jadi Parpol

- detikNews
Selasa, 22 Mar 2005 12:44 WIB
Jakarta - Majunya Hatta Rajasa sebagai calon ketua umum PAN memang layak diperhitungkan. Dia diprediksi akan jadi kuda hitam dan memenangkan pertarungan. Bila Hatta pimpin PAN, maka Perhimpunan Amanat Muhammadiyah (PAM) akan lebih berpeluang menjadi partai politik. Hal ini disampaikan salah seorang deklarator PAM yang juga salah seorang Ketua PP Pemuda Muhammadiyah Abdul Rohim Gozali kepada detikcom, Selasa (22/3/2005). "Bila Hatta maju, maka PAM makin berpeluang menjadi partai politik," ungkapnya. Menurut dia, Hatta dinilai telah mengecewakan para kader Muhammadiyah yang sebelumnya aktif di PAN. "Kebijakan DPP PAN tidak bisa menghasilkan kebijakan yang menguntungkan bagi Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM)," kata dia. Salah satu contohnya, adalah kasus penyusunan daftar calon legislatif (caleg) Pemilu 2004 lalu, yang menempatkan kader Muhammadiyah dalam posisi yang tidak menguntungkan. "Memang ini kebijakan DPP PAN, yang merupakan tanggung jawab ketua umum PAN Pak Amien Rais dan Sekjen Hatta Rajasa," ujarnya. PAM, yang diisi oleh para aktivis AMM, menurut Rohim, membuat jarak dengan semua kandidat ketua umum PAN. "Dari calon-calon yang ada, tidak ada yang benar-benar yang berasal dari Muhammadiyah, yang dapat mendukung gerakan amar ma'ruf nahi mungkar yang dicita-citakan Muhammadiyah," ungkapnya.Dan saat ini, ungkapnya, semua calon ketua umum PAN telah mendekati AMM dan Muhammadiyah. "Tapi, AMM maupun PAM tidak akan memberikan dukungan apa-apa. Memang, ada aktivis AMM yang mencoba mendekati PAN, tapi itu hanya bersifat sikap pribadi," kata pria yang kini menjadi direktur di The Syafi'i Ma'arif Institute ini. (asy/)


Berita Terkait