Agung menjelaskan, awalnya, dalam pembahasan komisi AD ART di Munaslub Golkar Mei lalu, sempat ada yang mengusulkan agar masukan Wanbin wajib diikuti, tapi kata wajib itu akhirnya dihilangkan.
"Saya ikut pembahasan di sidang AD ART, soal kata wajib kita drop," kata Agung Laksono kepada detikcom, Kamis (16/6/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Apalagi Pilkada DKI memang strategis tapi lokal daerah. Sudah betul Yorrys mengatakan (pengesahan dukungan ke Ahok) tunggu Musyda, karena di situ forumnya. Sehingga apa yang terjadi sekarang yang mengarah ke Ahok sudah benar," ucap Agung.
Sebelumnya Ical menyebut dukungan Golkar untuk Ahok belum final karena harus menunggu keputusan Wanbin. Dalam hal ini, Wanbin belum menerima surat dari DPP.
"Apa yang disampaikan Wanbin wajib dilaksanakan," ucap Ical usai hadir di buka puasa di Widya Chandra, Jakarta, Rabu (15/6/2016). (bal/tor)











































