Usai rapat dengan Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Rabu (15/6/2016), Ketua KPU DKI Soemarno menjelaskan nantinya petugas pemilu di DKI akan mendapat honor bervariasi seturut tingkatannya.
"Honornya memang kecil ya," kata Soemarno.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jumlah PPK ada lima orang. Sedangkan jumlah PPS ada tiga orang. Jumlah itu ditambah dengan petugas-petugas verifikasi yang jumlahnya disesuaikan dengan kebutuhan. Mereka yang direkrut jadi verifikator adalah orang yang netral dari kepentingan politik. Berapa honor mereka?
"Kalau yang sensus verifikasi faktual itu lebih kecil lagi, yakni Rp 2.000 rupiah per KTP," kata Sumarno.
Jadi, nantinya petugas verifikator faktual terhadap dukungan calon gubernur dan calon wakil gubernur perseorangan/independen akan diberi duit Rp 2.0000 rupiah per KTP yang diverifikasinya. Itu sudah termasuk untuk biaya transport dan makan.
"Idealnya satu orang verifikator itu sehari memverifikasi sekitar 40 KTP atau 50 KTP," kata Soemarno.
(dnu/hri)











































