Bripka Adam Meninggal Dunia Usai Santap Sahur d Mapolres Jakpus

Bripka Adam Meninggal Dunia Usai Santap Sahur d Mapolres Jakpus

Mei Amelia R - detikNews
Selasa, 14 Jun 2016 19:32 WIB
Bripka Adam Meninggal Dunia Usai Santap Sahur d Mapolres Jakpus
Foto: Ilustrasi/Thinkstock
Jakarta - Bripka Adam Kurnia menghembuskan nafas terakhirnya dini hari tadi. Diduga polisi yang bertugas di Mapolres Jakpus ini terkena serangan jantung.

Menurut Kasat Reskrim Polres Jakpus Kompol Tahan Marpaung, Selasa (14/6/2016), almarhum dipastikan meninggal dunia sekitar pukul 02.50 WIB. Berdasarkan keterangan rekan almarhum, Brigadir Verdy, sebelum mengeluh sakit dan kesulitan bernafas, almarhum menyantap mie.

"Selesai makan dan mengerjakan mindik, korban istrahat di ruangan Kasubnit 2 Aiptu triyono. Pukul 01.00 WIB korban berteriak memanggil Brigadir Verdy "tolong cariin minyak angin ver, badanku lemas nih" selanjutnya Brigadir Verdy langsung menghadap perwira piket Ipda Santi Sik untuk meminta Minyak Angin. setelah itu Brigadir Verdy membantu mengoleskan minyak angin tersebut di punggung belakang dan dada korban. Brigadir Verdy menambahkan bahwa pada saat itu korban dalam keadaan batuk berdahak disertai muntah warna kuning," jelas Tahan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Korban kemudian diambilkan air hangat dan sempat menyampaikan mengaku susah bernafas. Korban kemudian dibawa menggunakan kursi kerja didorong dari ruangan Kasubnit ke Dokpol, karena situasi korban sudah tidak kuat untuk berjalan.

"Setelah sampai di dekat ruangan Dokpol, oksigen bantuan langsung digunakan oleh anggota Dokpol untuk menolong korban, namun situasi bertambah kritis, mulut korban mengeluarkan busa. Skhirnya korban langsung di bawa ke RSCM oleh anggota piket menggunakan mobil identifikasi. Pukul 02.50 WIB, setelah didiagnosa oleh dokter RSCM akhirnya korban dinyatakan meninggal dunia," terang Tahan.

Tahan juga menjelaskan, Dokter RSCM yaitu dr Erni selaku pembuat riwayat kematian menambahkan bahwa pihak RSCM telah melakukan langkah langkah medis berupa Rekam Jantung dan Membersihkan busa di mulut korban untuk memperlancar namun tidak dapat diselamatkan. (mei/dra)


Berita Terkait