"Itu (dukungan ke Ahok untuk Pilgub DKI) strategi yang kita bangun, cukup efektif dan intens, kalau bicara kepentingan politik, momentum untuk merangkul generasi yang hampir satu juta yang merupakan pemilih pemula di DKI," tutur Yorrys Raweyai di Hotel Fairmont, Senayan, Jakarta, Selasa (14/6/2016).
Yorrys meyakini pemilih pemula tersebut lebih pragmatis dalam melihat sosok pemimpin yang diinginkannya. Golkar, kata Yorrys, ingin mengambil momentum tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketua Tim Pemenangan Wilayah Jawa I Golkar Agun Gunandjar menyebut dukungan terhadap Ahok ini merupakan implementasi dari keinginan rakyat Jakarta.
"Suara rakyat tidak bisa diabaikan. Partai tidak bisa hanya menyalurkan aspirasi partai, tapi publik," jelas Agun.
"Kami berharap, langkah ini tidak semata-mata kepentingan partai, tapi rakyat bangsa dan negara. Bahkan kalau terpilih, kami berpikir tentang pentingnya sistem dukungan," imbuhnya.
Untuk diketahui, jumlah KTP dukungan untuk Ahok nyaris mencapai jumlah satu juta. Hingga Senin (13/6) kemarin, Teman Ahok mengklaim telah berhasil mengumpulkan 981.245 KTP dukungan. Di DKI, sejak era reformasi, Golkar belum pernah jadi pemenang. Di DPRD DKI 2014-2019, Golkar hanya memiliki 9 dari total 106 kursi yang ada. (tor/tor)











































