Bukan hanya membagikan takjil, mereka juga memberikan hadiah bagi para pengendara yang bisa membaca satu juz Alquran.
Kegiatan ini digelar di depan Masjid Mujahidin di Jalan Perak Barat dan dipimpin langsung oleh Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Takdir Mattanete. Sebelum membagikan takjil, Takdir meminta kelengkapan surat kendaraan. Begitu lengkap, takjil dibagikan. Namun sebelum pengendara motor itu pergi, Takdir menawarkan sesuatu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Takdir menjelaskan bahwa dirinya mempunyai program siapa yang bisa membaca satu juz Alquran, maka akan diberi bingkisan lebaran atau parsel.
"Saya kurang bisa, tetapi istri saya yang bisa," ujar pengguna motor yang bernama Iswanto tersebut.
Takdir lalu mempersilakan istri Iswanto untuk turun dan membaca satu juz Alquran di tempat yang telah disediakan. Istri Iswanto adalah peserta yang pertama, maka yang dibaca adalah juz pertama.
Foto: Imam Wahyudiyanta/detikcom |
"Saya jemput istri pulang kerja. Saya kira ini adalah operasi surat kendaraan saja. Setelah surat saya tunjukkan, saya diberi takjil. Kemudian ditawari membawa satu juz Alquran. Saya ajukan istri karena dia lebih lancar bacanya," kata Iswanto.
Tak sampai setengah jam, istri Iswanto yang bernama Murtiyah sudah menyelesaikan satu juz Alquran. Perempuan warga Jalan Teluk Nibung itu pun berhak mendapatkan parsel yang diserahkan langsung oleh Takdir.
"Nggak nyangka disuruh baca Alquran, karena suami mengizinkan, saya membaca satu juz. Alhamdulillah ada berkahnya," ujar Murtiyah.
Tak hanya Murtiyah, kegiatan tersebut ternyata mendapat respon cukup baik dari pengguna jalan. Setidaknya ada sembilan pengguna jalan lain yang juga membaca satu juz Alquran seperti yang dilakukan oleh Murtiyah.
Imam Wahyudiyanta/detikcom |
Takdir sendiri menerangkan bahwa program ini bernama "Suka Sajadah" yang merupakan singkatan dari Surat-surat lengkap Baca satu juzz dapat hadiah'. Bekerja sama dengan PT Pelindo III dan Komunitas One Day One Juzz, disediakan 200 parsel untuk kegiatan tersebut.
Imam Wahyudiyanta/detikcom |











































Foto: Imam Wahyudiyanta/detikcom
Imam Wahyudiyanta/detikcom
Imam Wahyudiyanta/detikcom