Ahok Didukung Golkar-NasDem-Hanura, PDIP Masih Jual Mahal

Ahok Didukung Golkar-NasDem-Hanura, PDIP Masih Jual Mahal

Elza Astari Retaduari - detikNews
Selasa, 14 Jun 2016 18:12 WIB
Ahok Didukung Golkar-NasDem-Hanura, PDIP Masih Jual Mahal
Foto: Ari Saputra
Jakarta - Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mulai memikirkan maju Pilgub DKI lewat jalur parpol. Di saat dukungan ke Ahok makin kuat, PDIP yang awalnya hendak mengusung Ahok masih saja jual mahal.

Setelah partai beringin menyatakan mendukung Ahok, kini parpol pendukung Ahok yakni NasDem, Hanura, dan Golkar punya cukup kursi untuk mengusung Ahok lewat jalur parpol. PDIP yang dikabarkan kecewa ketika Ahok memilih jalur independen sampai kini tak berubah prinsip. Jika Ahok ingin diusung PDIP, maka Ahok harus mendaftar penjaringan dulu.

"Semua yang kita usung harus melalui PDIP, itu harus mendaftar. Pak Ahok kan belum mendaftar," ujar Ketua DPP PDIP Trimedya Panjaitan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (14/6/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Trimedya menyatakan, pendaftaran tersebut tentunya harus sesuai mekanisme sesuai dengan calon-calon lainnya. Yakni dari DPC, DPD, DPP, hingga akhirnya nanti diputuskan oleh Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Ahok sendiri mengaku sangat dekat dengan Megawati meski hubungannya dengan PDIP sedang tidak mulus. Namun pertemuan-pertemuan antara Ahok dengan Mega dan elite PDIP lain dianggap Trimedya sebagai hal yang biasa.

"Politik itu kan kumpul, kemudian lobi politik kemudian manuver politik. Kalau Pak Ahok merasa perlu seperti itu, enggak ada yang salah," kata dia.

"Itu bukan haram. Kita menunggu apakah Pak Ahok mematuhi aturan. Karena aturan kita satu senti pun tidak akan berubah," lanjut Trimedya

Meski terkesan jual mahal, PDIP masih membuka peluang duet Ahok-Djarot Saiful Hidayat di Pilgub DKI mendatang. "Mekanisme di PDIP akan tetap berjalan. Kita juga sedang melakukan survei. (Peluang untuk Ahok), sepanjang mengikuti mekanisme yang ada di PDIP, tetap terbuka. Kalau buat aturan sendiri, tidak terbuka. Kalau mau dicalonkan harus mendaftar," tegas Trimedya.

Lalu apakah PDIP akan terus jual mahal, atau bersatu dengan Golkar, NasDem, dan Hanura mengusung Ahok?

(ear/tor)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads