"Petugas jaga sedang diperiksa oleh Propam, dimintai pertanggungjawaban atas peristiwa yang terjadi," kata Kadiv Humas Polri Irjen Boy Rafli Amar di kantornya, Jalan Trunonoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (14/6/2016).
"Ya artinya ada orang gergaji tapi kok enggak tahu, berarti lalai," sambungnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sudah dibentuk tim khusus," ujar Boy.
Boy mengatakan, data dan identitas 11 tahanan yang kabur itu telah diketahui. Para tahanan kabur dengan manggergaji gembok sel.
"Data mereka sudah ada, tinggal diupayakan dan juga mengajak keluarganya buat bantu untuk diserahkan saja kepada kepolisian daripada harus terus menerus menjadi buronan," ujarnya. (idh/hri)











































