Tardjo: Kalau Saya yang Mimpin Paripurna DPR Cepat Selesai
Selasa, 22 Mar 2005 10:28 WIB
Jakarta - Wakil Ketua DPR Soetardjo Soerjogoeritno menyayangkan rapat paripurna DPR membahas kenaikan harga BBM yang berlarut-larut dan sempat diwarnai kericuhan. Menurut Tardjo kalau ia yang memimpin paripurna DPR itu sudah selesai sejak hari pertama.Mbah Tardjo --demikian ia biasa dipanggil, juga menyayangkan hasil paripurna DPR yang sebatas meminta pemerintah meninjau ulang kenaikan harga BBM padahal enam fraksi DPR sudah menyatakan menolak kenaikan harga BBM. "Seharusnya kalau sudah enam fraksi yang menolak itu sudah cukup dan tidak perlu lagi ada konsultasi. Kalau saya yang mimpin hari pertama sudah selesai," tukasnya kepada wartawan di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Selasa (22/3/2005).Karena itu Tardjo menduga ada kesengajaan agar masalah BBM digiring ke dalam rapat konsultasi. "Saya sudah melihat ada arah-arah tertentu untuk menjadikan itu lima opsi. Dan saya sudah ngomong agar jangan mau konsultasi terus."Kenapa tidak mimpin paripurna? "Saya sudah seminggu ke Singapura. Jadi saya tak bisa aktif. Isteri saya operasi tumor," kata Tardjo di sela-sela menengok Sekretaris F-PDIP Jacobus Kamarlo Mayongpadang yang tengah mogok makan menentang kenaikan harga BBM di press room Gedung Nusantara III, Gedung DPR/MPR,Menurut Soetardjo saat paripurna DPR sudah sampai tahap akhir ia sebenarnya mau hadir tapi dilarang anggota F-PDIP lainnya. "Pas saat finishing saya mau hadir tapi diminta teman-teman untuk tidak hadir karena mau WO," katanya.
(gtp/)










































