Seorang WNI Ditangkap di Filipina, Diduga Anggota JI
Selasa, 22 Mar 2005 10:25 WIB
Jakarta -
Seorang tersangka teror asal Indonesia yang dikaitkan dengan pengeboman simultan bulan lalu di Manila dan dua kota lainnya di Filipina, telah ditangkap di Filipina selatan. Demikian disampaikan militer Filipina, hari Selasa (22/3/2005) ini.WNI yang diduga anggota kelompok Jemaah Islamiyah (JI) itu ditangkap pekan lalu di sebuah pos pemeriksaan di kota Datu Saudi Ampatuan di provinsi Maguindanao setelah kedapatan membawa pistol berkaliber 45.Demikian dijelaskan juru bicara militer Filipina, Letkol. Buenaventura Pascual, seperti dilansir kantor berita Associated Press, Selasa (22/3/2005).Menurut Pascual, pria Indonesia yang tidak disebutkan namanya itu, mengatakan kepada tim interogasi bahwa dirinya hadir ketika pemimpin-pemimpin Abu Sayyaf, Abu Solaiman dan Khadaffy Janjalani menginstruksikan pengeboman 14 Februari lalu. Serangan bom itu menewaskan delapan orang dan melukai lebih dari 100 orang lainnya.Kelompok Abu Sayyaf waktu itu menyatakan bahwa pengeboman itu merupakan pembalasan atas aksi ofensif militer terhadap para militan di Filipina selatan.Pascual mengungkapkan, WNI tersebut dicurigai telah melatih para militan Abu Sayyaf yang dibekuk atas keterlibatan dalam peledakan bom itu. Pascual menolak menjelaskan lebih detail.
(ita/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































