"Kita tahu birokrasi dirancang untuk mengatur kepentingan publik, namun kadang birokrasi menjadi lawan bagi masyarakat. Birokrasi yang menjadi jeruji besi ini harus berubah untuk mengikuti perkembangan teknologi di zaman digital dalam pelayanan publik digital civital society," kata Yasonna di kantornya, Jl. Rasuna Sahid, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (13/6/2016).
Menurut Yasonna, bila birokrasi tidak mengikuti perkembangan teknologi maka sudah pasti perkembangan negara akan terlambat. Perubahan adalah hal yang pasti agar birokrasi tidak tertinggal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
![]() |
"Bagaimana kita mempercepat pelayanan publik dengan sistem online. Karena dengan kita tidak bisa lagi terpaku dengan birokasi yang ada tanpa perubahan," sambungnya.
Turut hadir dalam acara peluncuran buku 'Birokrasi Digital', kolega dari kabinet kerja seperti Menteri Komunikasi dan Informatika Rudi Antara, Menko PMK Puan Maharani, Menteri Pariwisata, dan Ketua MK.
(adf/erd)












































