Diskusi ini membahas mengenai kebijakan dan gagasan-gagasan inovatif baru mengenai pengendalian perubahan iklim di dunia. Diskusi ini menjadi media partisipasi publik yang secara khusus mengundang para aktivis media, jurnalis dan netizen yang mendukung maupun berinteraksi langsung dalam kegiatan Kementerian LHK.
Diawal sambutannya, Menteri Siti menyinggung tentang kunjungannya dalam pertemuan Paris Agreement beberapa waktu lalu. Dalam pertemuan dengan 190 negara di dunia itu khusus membahas mengenai perubahan iklim yang melahirkan kesepakatan dan niat dari berbagai negara untuk berkontribusi mengurangi karbon ke atmosfer.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Predikat 10 besar tersebut tentu menjadi tugas bagi negara untuk mereduksi emisi karbon ke atmosfer. Siti mengingatkan bahwa hal tersebut bukan hanya tugas pemerintah namun juga seluruh masyarakat.
"Memang tidak mungkin kita bicara iklim hanya pemerintah saja atau dunia usaha saja tapi upaya pengendalian perubahan iklim ini harus bersama-sama dengan masyarakat karena berkaitan langsung dengan kehidupan sehari-hari masyarakat," kata Siti.
Siti juga mengharapkan seluruh masyarakat dapat berpartisipasi dalam hal yang paling sederhana sekalipun; seperti dalam penggunaan transportasi yang terus menerus hanya untuk berbelanja hingga mengurangi konsumsi daging sapi di rumah.
Setelah sambutan, diskusi diawali dengan pemutaran film mengenai perubahan iklim selama 10 menit lalu sesi tanya jawab dan diikuti acara buka bersama.
(fjp/fjp)











































