"Jadi kan kemarin Majelis Pelayan Jakarta sudah melempar nama-nama ke publik mereka yang dianggap layak maju Pilgub DKI. Nanti hari Jumat di Masjid Istiqlal mereka akan menandatangani kontrak politik dengan ulama," kata Sekretaris Badan Pekerja MPJ Iwel Sastra saat berbincang dengan detikcom, Senin (13/6/2016).
Tujuh tokoh Islam yang diundang untuk menandatangani kontrak politik adalah Adhyaksa Dault, Nurdin Abdullah, Sandiaga Salahuddin Uno, Sjafrie Sjamsoeddin, Suyoto, Yusril Ihza Mahendra, dan Ustaz Yusuf Mansur. Apa isi kontrak politiknya?
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rupanya target MPJ memang memunculkan sepasang cagub-cawagub DKI dari tokoh Islam. "Supaya lebih efektif kalau bertarung dengan petahana," katanya.
Lalu untuk apa kontrak politik ini diteken? Rupanya MPJ ingin memastikan nama-nama yang direkomendasikan nanti akan bersatu di Pilgub DKI.
"Jangan sampai mereka yang sudah kita bantu menaikkan elektabilitas meninggalkan Majelis ini. Bukannya Majelis minta imbal jasa, tapi sama-sama bisa menang di pilkada supaya nanti tidak blunder dan dukungan bulat dari umat," pungkasnya.
(van/nrl)











































