"Ya kehormatan dan kemuliaan buat saya, terimakasih. Saya mempersilakan bila ada orang yang lebih pas, yang lebih kuat, lebih hebat, lebih siap, silakan dipilih. Saya hadir di acara itu karena memberikan kepedulian terhadap sistem demokrasi di Tanah Air. Saya pun mengingatkan bahwa kita harus terus membantu negeri ini walaupun tidak ada jejalur politik," kata Yusuf Mansur saat berbincang dengan detikcom, Senin (13/6/2016).
Lalu apakah Yusuf Mansur siap kalau kemudian diusung di Pilgub DKI? Ditanya soal hal ini Yusuf Mansur hanya bicara bahwa dirinya tak akan menyia-nyiakan peluang. Baginya peluang tak boleh dihindari.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Yusuf Mansur punya pandangan sendiri soal DKI Jakarta yang ideal. Dia juga punya konsep tentang Jakarta yang tidak hanya sejajar dengan kota-kota besar di dunia.
"DKI yang ideal itu memang DKI yang masyarakatnya tetap majemuk, penuh warna . Seluruh elemen masyarakat siap bekerjasama. Jakarta yang menjadi kota dunia yang setara dengan kota negara lain tapi punya kelebihannya apa, Ketuhanan yang Maha Esa. Jadi sisi spiritualitasnya, religiusitas Jakarta yang tidak dimiliki negara lain. Bila ini tidak kita tinggalkan Jakarta bukan hanya setara tapi di atas," ungkap putra Betawi ini.
Namun Ustaz Yusuf Mansur menegaskan dirinya tak berambisi jadi gubernur DKI. "Tapi saya tawadu, jabatan itu bukan untuk dikejar," pungkasnya.
7 Tokoh Islam yang direkomendasikan MPJ layak memimpin DKI Jakarta sebagai berikut:
1. Dr. H. Adhyaksa Dault, SH, M.Si,
2. Prof. DR. Ir. H.M. Nurdin Abdullah, M.Agr
3. Sandiaga Salahuddin Uno M.B.A.,
4. Letnan Jenderal TNI (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin.,
5. Drs.H. Suyoto M.Si (Kang Yoto),
6. Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra, S.H., M.Sc,
7. Ustaz Yusuf Mansur.
(van/nrl)











































