"Zaman begini tentu tidak boleh lagi terjadi apa yang dialami oleh Ibu Saeni. Cara-cara yang kasar begitu, tentu enggak zamannya," ujar Zulkifli di rumah Agung Laksono, Jl Cipinang Cempedak, Jaktim, Minggu (12/6/2016) malam.
Ketum PAN itu mengingatkan bahwa Indonesia berlandaskan pada Pancasila. Perbedaan yang ada, kata Zulkifli, dapat dibicarakan dan dicari solusi yang paling terbaiknya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tindakan yang dilakukan Satpol PP Serang terhadap pemilik warteg, Ibu Saeni, menuai kecaman masyarakat. Bahkan nitizen pun membuat donasi untuk mengumpulkan bantuan bagi wanita yang akrab disapa Ibu Eni itu.
Donasi sudah ditutup Minggu (12/6) siang dan hanya dalam waktu beberapa hari, terkumpul dana sebesar Rp 265.534.758. Ini menjadi bukti rasa simpati warga terhadap apa yang dialami Ibu Eni.
"Tapi ini kan bulan suci ramadan, sudah cukuplah soal itu. Jangan terus diperpanjang juga, poin sudah cukup saya kira. Tapi kita tidak toleransi soal ibu itu," pungkas Zulkifli. (elz/bag)










































