Geng Motor Menyerang di 3 Titik di Serang, 14 Pemuda Alami Luka-luka

Geng Motor Menyerang di 3 Titik di Serang, 14 Pemuda Alami Luka-luka

Mei Amelia R - detikNews
Senin, 13 Jun 2016 00:50 WIB
Geng Motor Menyerang di 3 Titik di Serang, 14 Pemuda Alami Luka-luka
Ilustrasi oleh Edi Wahyono
Jakarta - Sekelompok anggota geng motor melakukan serangkaian penyerangan terhadap sejumlah pemuda di 3 lokasi di kawasan Serang, Banten dalam satu malam secara berturut-turut. Insiden ini dikabarkan mengakibatkan 14 orang pemuda mengalami luka-luka.

Kapolres Serang AKBP Nunung Syaifuddin membenarkan adanya peristiwa yang terjadi pada Minggu (12/6) sekitar pukul 00.10 WIB dini hari tadi.

"Betul ada kejadian tersebut. Saat ini kami masih melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi para pelakunya," ujar Nunung saat dihubungi detikcom, Minggu (12/6/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Aksi penyerangan bermula di sekitar Stadion Maulana Yusup, Kelurahan Sumur Pecung. Dari situ, para pelaku kemudian menyerang sekelompok pemuda yang tengah nongkrong di Pasar Rau, Kelurahan Cimuncang dan berakhir di depan Apotik Biomed, Jl Jenderal Ahmad Yani, Kelurahan Cipare, Kecamatan Serang.

"Pelaku diperkirakan berjumlah sekitar 20 orang menggunakan motor dan berhelm," tambahnya.

Di tiga titik tersebut, para pelaku menyerang pemuda setempat dengan menggunakan senjata tajam, senjata tumpul dan tangan kosong.

"Ada yang memakai stik dan ada juga yang (menyerang) pakai tangan kosong. Di tiap tempat korbannya beda-beda ada yang 5 orang, ada yang 4 orangan," lanjutnya.

Di lingkungan Pasar Rau ada 3 korban luka-luka yakni Yudha, mahasiswa asal Majalengka yang terluka di bagian kepala; Muhammad Adnan, mahasiswa asal Serang terluka di bagian kepala dan Eko Bowo Laksono, warga asal Pati, Jawa Timur yang juga terluka di bagian kepala.

Sementara di TKP di depan Apotek Biomed, ada 8 orang korban luka yakni Arief, Dedi, Athar, Aditya, Hendri, Danang, Adi dan Ali. Sementara 3 korban lainnya belum teridentifikasi.

Para korban telah dibawa ke rumah sakit terdekat. Sementara polisi masih menyelidiki kasus tersebut.

"Tadi pagi masih ada 6 korban yang masih dirawat di rumah sakit, dan sebagian korban sudah pulang," pungkasnya. (mei/elz)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini