Bripka Saepudin Membaik Setelah Operasi Pengangkatan Peluru dan Ginjal

Polisi Ditembak Begal di Cipondoh

Bripka Saepudin Membaik Setelah Operasi Pengangkatan Peluru dan Ginjal

Mei Amelia R - detikNews
Minggu, 12 Jun 2016 15:09 WIB
Bripka Saepudin Membaik Setelah Operasi Pengangkatan Peluru dan Ginjal
Foto: Ilustrasi oleh Edi Wahyono
Jakarta - Setelah menjalani operasi pengangkatan peluru dan satu ginjal yang tertembak, Bripka Saepudin (sebelumnya ditulis Saefudin), telah dipindahkan ke ruang ICU. Kondisinya sudah sadar dan mulai membaik.

"Setelah operasi agak gelisah karena mungkin pengaruh obat. Tetapi sekarang kondisinya sudah sadar, sudah buka mata. Tetapi belum bisa diajak berkomunikasi karena masih pemulihan," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Awi Setiyono kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jl Sudirman, Jakarta, Minggu (12/6/2016).

Meski sudah sadar, namun anggota Buser Polsek Pesanggrahan itu belum bisa diajak berkomunikasi.

"Karena masih dipasang selang di mulutnya jadi belum bisa diajak bicara. Komunikasi pakai gerakan tangan saja," imbuhnya.

Saepudin dan rekannya Aipda Saipul Gafur (sebelumnya ditulis Gofur), ditembak dua begal di Jl Bakti, Cipondoh, Kota Tangerang, pada Jumat (10/6) sore lalu. Mereka sebelumnya mengikuti kedua pelaku seusai merampas motor warga di Petukangan Selatan, Pesanggrahan, Jaksel.

Kedua pelaku yang berasal dari Negara Batin, Lampung Timur tewas dalam baku tembak tersebut.

(mei/nrl)


Berita Terkait