Saat ini korban masih terbaring di ruang instalsi gawat darurat. Dari hasil rontgen sementara, peluru dipastikan mengenai ginjal.
Korban yang dimaksud yakni Martha, warga Desa Komering, Merigi Sakti, Bengkulu Tengah, mengalami luka tembak di bagian perut yang menembus ke bagian belakang perut, saat ini kondisinya kritis. Martha masih mendapat perawatan seadanya dari pihak rumah sakit karena dokter pihak rumah sakit belum ada.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kondisinya saat ini kritis dan akan segera dioperasi. Tertembak di bagian perut tembus ke belakang. Rencana kami tolong kasus ini diusut tuntas dari pihak keamanan. Kami sangat keberatan karena kami menuntut hak kami bukan kami hanya menerobos, kami sangat keberatan tambang underground di tanah kami. Kami semua takut," tutur Anhar.
Martha, Warga Bengkulu yang Tertembak di Perut (Foto: Hery Supandi/detikcom) |
Diketahui korban bersama warga setempat melakukan aksi penolakan tambang dengan sistem bawah tanah beroperasi di desa mereka. Namun karena permintaan warga selalu tidak ditanggapi akhirnya warga mencoba masuk ke perusahaan. Pihak kepolisian menahan aksi masssa itu, dan terjadilah bentrok yang mengakibatkan empat warga terkena tembakan dan harus dirawat di rumah sakit, sedangkan dari satu orang anggota kepolisian mengalami luka bacok.
(dnu/dnu)











































Martha, Warga Bengkulu yang Tertembak di Perut (Foto: Hery Supandi/detikcom)