Ginjal Bripka Saefudin Terpaksa Diangkat Karena Tembakan Begal

Ginjal Bripka Saefudin Terpaksa Diangkat Karena Tembakan Begal

Mei Amelia R - detikNews
Sabtu, 11 Jun 2016 11:36 WIB
Ginjal Bripka Saefudin Terpaksa Diangkat Karena Tembakan Begal
Ilustrasi/Foto: Edi Wahyono-detikcom
Jakarta - Bripka Saefudin harus kehilangan satu ginjal akibat peluru tembakan pelaku begal di Jl Bakti, Cipondoh, Kota Tangerang. Saefudin sudah menjalani operasi pengangkatan peluru.

"Informasi dari dokter, peluru bersarang dan mengenai ginjalnya sehingga ginjalnya satu harus diangkat," ujar Kapolsek Pesanggrahan Kompol Afroni Sugiarto kepada detikcom, Sabtu (11/6/2016).

Operasi dilakukan pada Jumat (10/6) malam di RS Omni, Alam Sutera, Serpong. Kondisi anggota Resmob Unit Reskrim Polsek Pesanggrahan itu sempat drop karena kehilangan banyak darah akibat tembakan tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sejumlah pejabat utama Polda Metro Jaya dan anggota Polres Tangerang Kota mendonorkan darah untuk Saefudin. "Kami minta doanya supaya korban cepat sembuh seperti sedia kala," imbuhnya.

Saefudin tertembak di perutnya dalam baku tembak dengan dua pelaku begal di Jl Bakti, Cipondoh, Kota Tangerang pada Jumat (10/6) sore kemarin. Dua pelaku begal tewas dalam baku tembak tersebut.


(mei/fdn)


Berita Terkait