SDP ditemukan mengalami pendarahan hebat di salah satu kamar di sebuah hotel di Kota Jambi. Pegawai hotel langsung menghubungi teman dan keluarga SDP.
Kepada detikcom, SDP bercerita awalnya dia berkenalan dengan Angga yang kemudian menawarinya bekerja di salah satu tempat karaoke. Karena dirinya sedang membutuhkan pekerjaan, dia pun berminat melamar di tempat kerja tersebut. Salah seorang teman SDP, berinisial KK, juga tertarik ikut melamar pekerjaan tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Malam itu sekitar jam 1 teman saya (KK) pulang duluan, sedangkan saya diajak Angga ke sebuah tempat, katanya ada yang ingin diobrolin," ungkap SDP di Siloam Hospitals Jambi, Jumat (10/6/2016).
Ketika itu, lanjut SDP, Angga memberikan sebuah pil dan menyuruh dirinya meminumnya. Setelah itu, Angga mengajak dirinya ke sebuah tempat.
"Saya waktu itu agak sedikit tidak sadar mau dibawa kemana, saya sebelumnya diberi sebuah pil dan disuruh minum," ungkap korban SDP.
Di antara sadar dan tidak, rupanya SDP diajak ke sebuah hotel. Di sana kemudian Angga memperkosa dirinya.
"Sampai di suatu tempat itu, saya dicekik dan dipukuli beberapa kali hingga saya tidak sadar lagi," kata SDP sambil memperlihatkan bekas cekikan di lehernya.
Akhirnya, Minggu siang (5/6/2016), ayah dan ibunya datang ke hotel tempat SDP ditemukan. Kemudian, gadis tersebut dilarikan ke rumah sakit. Pihak keluarga juga melaporkan kasus ini ke kepolisian.
Kapolresta Jambi Kombes Pol Bernad Sibarani menyatakan tengah menangani kasus ini.
"Kepolisian sedang melakukan pemeriksaan kasus ini," ujar Bernard Sibarani ketika dikonfirmasi.
Menurut dia, polisi tengah melakukan pencarian terhadap Angga yang diduga melakukan pemerkosaan terhadap SDP. (dhn/dhn)











































