Dalam sambutannya pada acara yang digelar di gedung KPK pada Jumat (10/6/2016), Wali Kota Bandung Ridwan Kamil menyampaikan mengenai efektivitas software atau aplikasi dalam pendidikan antikorupsi. Dia mengatakan bahwa Kota Bandung menggunakan teknologi untuk melawan modus-modus korupsi di pemerintahan.
Emil mengatakan aplikasi tersebut sangat membantu kerja dan tugas seorang walikota. Dengan Smart City, dia menjadi tahu dan bisa melakukan evaluasi para bawahannya yang bekerja tidak beres.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pria yang akbrab disapa Emil ini mengatakan, selama 2,5 tahun menjalankan tugas sebagai pemimpin daerah Kota Bandung, Emil telah menghasilkan 360 aplikasi, sekitar 12 di antaranya terkait pemberantasan korupsi.
"Modus-modus korupsi ditutup dengan sistem sampai nanti tidak ada tempat untuk manipulasi sistem dan gratifikasi," kata Emil.
Emil berharap laman portal pembelajaran antikorupsi yang diinisiasi KPK dapat lebih memanfaatkan aplikasi sehingga lebih banyak masyarakat yang terlibat sekaligus berperan menyeragamkan kualitas pemberantasan korupsi di tiap-tiap daerah.
(faj/faj)











































