KPK Luncurkan Anti Corruption Learning Center

Kartika Sari Tarigan - detikNews
Jumat, 10 Jun 2016 16:37 WIB
Foto: KPK Luncurkan ACLC/ Kartika/detikcom
Jakarta - Mencegah peningkatan angka kejahatan korupsi, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) buat satu gerakan. Gerakan yang digagas lembaga anti rasuah tersebut adalah media pembelajaran antikorupsi online.

Anti Corruption Learning Center (ACLC) yang akan menjadi 'guru' bagi para pegiat anti korupsi. Portal pembelajaran tersebut bisa diakses melalui http://aclc.kpk.go.id.

"Modul pembelajaran antikorupsi akan terus diperkaya dengan materi yang beragam," kata Wakil Ketua KPK, Laode M Syarief dalam launching ACLC di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Jumat (10/6/2016).

Materi dalam ACLC ini, sambung Syarief, bisa dioptimalkan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat. Masyarakat juga diharapkan untuk aktif membantu pemberantasan korupsi di Indonesia.

"Kita sadari betul korupsi adalah musuh bersama. Kejahatan kemanusian yang dampaknya luar biasa. Tentu saja dengan ini masyarakat haru bantu KPK dalam perjuangan pemberantasan korupsi," papar Syarief.

Dalam peluncuran ini, Walikota Bandung, Ridwan Kamil turut menjadi pembicara. Dia memaparkan kiat memberantas korupsi dan juga menceritakan mengenai aplikasi Bandung Smartcity.

Meski berbeda, Walikota yang akrap dipanggil Kang Emil tersebut mengatakan, aplikasi tersebut sangat membantu kerja dan tugas seorang walikota. Dengan Smart City, dia menjadi tahu dan bisa melakukan evaluasi para bawahannya yang bekerja tidak beres.

"Kalau dulu kita blank (masalah perkotaan). Sekarang adanya aplikasi ini sangat membantu saya. Saya sudah memecat camat, lurah hasil evaluasi dari aplikasi ini. Dari laporan masyarakat ini saya jadi tahu mana yang tidak beres, mana yang korupsi, mana yang pungli," tandas Kang Emil. (rvk/rvk)