Jokowi Ingat Reshuffle, Novanto: Golkar Tak Memikirkan

Jokowi Ingat Reshuffle, Novanto: Golkar Tak Memikirkan

Indah Mutiara Kami - detikNews
Jumat, 10 Jun 2016 14:56 WIB
Jokowi Ingat Reshuffle, Novanto: Golkar Tak Memikirkan
Foto: Indah Mutiara Kami
Jakarta - Presiden Jokowi tiba-tiba bicara soal reshuffle saat haul Taufiq Kiemas Rabu (8/6) lalu. Ketum Golkar Setya Novanto mengaku partainya tidak terus-terusan memikirkan reshuffle.

"Itu hak prerogratif presiden. Dalam mendukung, Golkar tidak memikirkan masalah reshuffle yang ada. Saya sangat apresiasi presiden apa yang diputuskan presiden silakan," kata Novanto di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (10/6/2016).

Novanto menyebut dukungan Golkar ke pemerintah adalah agar bisa berkontribusi besar. Dia pun menyinggung soal APBN 2016 yang masih butuh perhatian.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Supaya kita bisa memberikan kontribusi besar, dalam APBN perlu perhatian, situasinya APBN itu perlu ada masukan untuk kementerian dan lembaga," ungkapnya.

"Untuk itu kita bersama dengan partai lain yang satu visi untuk menjaga dengan baik," sambung Novanto.

Dalam sambutan saat menghadiri peringatan haul tiga tahun meninggalnya Taufiq Kiemas, Rabu (8/6), Jokowi tiba-tiba menyinggung reshuffle kabinet. Jokowi bicara soal jumlah menteri yang berasal dari kalangan NU. Di hadapan Ketum PBNU Said Aqil Siradj, Jokowi menyebutkan jumlah menteri dari kalangan NU.

"Saya mau klarifikasi mengenai menteri NU. Tadi diam-diam saya hitung ada 6. Jadi NU ada," kata Jokowi dalam sambutannya di kediaman Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, Jl Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, itu.

Sebaliknya Jokowi tak menghitung jumlah menteri asal Muhammadiyah. "Muhammadiyah, karena Dr Haedar enggak tanya, saya enggak ngitung," seloroh Jokowi disambut tawa hadirin. Ketum PP Muhammadiyah Haedar Nashir juga dalam acara itu.

"Saya jadi ingat reshuffle kalau begini," tambah Jokowi lagi-lagi disambut tawa para tamu undangan.

Masih Jadi Ketua Fraksi

Novanto sendiri hingga kini masih menjabat Ketua Fraksi Golkar meski sudah terpilih sebagai ketum. Siang ini pula, dia masih memimpin rapat pleno Fraksi Golkar.

"Kami membahas mengenai masalah isu-isu aktual selain juga menyampaikan munaslub yang sudah berjalan demokratis dan sudah berjalan sebaik-baiknya," ujar Novanto sebelum rapat.

Rapat Fraksi Golkar (Tiara/detikcom)

Ada pula beberapa produk legislasi yang menjadi perhatian. Salah satunya adalah RUU Tax Amnesty yang dibahas di Komisi XI.

"Tentu ada beberapa isu misalkan tax amnesty yang harus kami selesaikan secepatnya," ucapnya.

Rapat pleno Fraksi Golkar diadakan di Ruang Rapat KK1. Sejumlah anggota Fraksi Golkar hadir di antaranya Aziz Syamsudin, Bambang Soesatyo, Firman Soebagyo, Fadel Muhammad, Tantowi Yahya, dan yang lainnya. (imk/tor)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads