Annan Desak Pemimpin Dunia Lakukan Reformasi PBB
Selasa, 22 Mar 2005 00:43 WIB
Jakarta - Sekretaris Jenderal PBB Kofi Annan mendesak para pemimpin dunia untuk menerapkan perubahan besar pada PBB dengan menambah jumlah anggota Dewan Keamanan, membuat definisi baru tentang terorisme, dan memperkuat perlindungan terhadap hak asasi manusia.Dalam pidatonya di hadapan pertemuan 191 anggota PBB, Senin (21/3/2005), seperti dilansir ABC, Annan menyatakan akan membahas lebih lanjut ide reformasinya dalam pertemuan pemimpin dunia bulan September mendatang. Ia juga mengingatkan negara- anggota PBB agar tidak memperlakukan paket pembaharuan tersebut seperti menu ala carte dan hanya memilih yang mereka sukai.Namun, membuat para pemimpin menyetujui paket reformasi tersebut bukanlah hal yang mudah. Permintaan Annan ini juga mengundang pertanyaan, karena diajukan sesaat sebelum dirilisnya hasil investigasi mengenai aktivitas Annan dan anaknya, Kojo, terkait skandal program minyak-untuk-makanan di Irak. Annan berharap, semua negara dapat menerima idenya. "Saya pikir banyak hal dalam ide tersebut yang dapat menyenangkan negara-negara, termasuk Amerika Serikat," ujarnya.
(ast/)











































